Tampilkan postingan dengan label FF100 Kata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FF100 Kata. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 Oktober 2016

#FFKamis - Hadiah dari Calon Mantu



Mbak Laras bolak-balik mengintip dari jendela.

“Jadi gak Ras?” Bapak sudah capek mondar-mandir rupanya.

“Jadi Pak.”

Tapi matanya yang berkaca-kaca seperti meragu. 

Aku berbisik pada Ibu, “Ibu yakin Bapak akan menerima lamaran Mas Bimo?”

“Sssh!” Ibu mencubit pahaku.

Sial!

“Assalamualaikum!” 

Ah, rupanya yang ditunggu sudah tiba. Senyum Mbak Laras mengembang, tak kalah dengan Ibu.

“Maaf Pak, saya datang terlambat. Saya sempatkan mampir dulu ke Kaliurang. Saya dengar kalau Bapak suka sekali jadah tempe Mbah Carik. Kata Laras itu tempat Bapak pertama kali jatuh cinta ya.”

Seketika Bapak tertegun, teringat mendiang istrinya, Ibu dari Mbak Laras. 

Diam-diam ibuku menyeka sudut matanya. 

Jumlah kata : 100 kata.

Kamis, 15 September 2016

#FFKamis - KISAH MALAM JUMAT

Sumber

Rimbunnya pepohonan yang menghalangi sinar purnama menambah sempurna suasana mencekam di hutan ini. Kupercepat langkahku.


Srek...srek...srek.


Cih, jangan-jangan pria hidung belang lagi!


Bunyi langkah kaki itu makin mendekat. Apa sih maunya lelaki-lelaki itu? Bukan salahku kan kalau tubuhku seksi dan semok?


“Suit-suiiit!”


Huh, berani-beraninya bersiul di balik punggungku! Bosan kudengar penduduk kampung berbicara ini dan itu. Tentang aku yang penggoda lah, aku si penjerat pria lah, bla-bla-bla.... Nyatanya?


Tiba-tiba sebuah sentuhan kurasakan di bahuku, reflek kutepis.


“Sudah kubilang berapa kali jangan ganggu akuuu!”


Seperti kuduga, lelaki itu pingsan. Rupanya rambut panjangku hanya mampu menutupi lubang di punggung, tidak di dadaku.


Jumlah kata: 100 kata.

Kamis, 21 Juli 2016

#FFKamis - Kembalinya si Anak Hilang



Bertahun-tahun berlalu sejak terakhir kali kuinjakkan kaki di kampung ini. Rasanya kejadian mengerikan itu baru saja terjadi. Masih lekat di ingatanku bagaimana ayah, ibu, dan saudara-saudaraku tewas secara mengenaskan di tangan monster itu. Semenjak itu aku hidup di pengasingan, tercerabut dari akarku dan merasakan kehinaan.


Pada akhirnya, saatnya kini telah tiba! Berhari-hari sudah kuintai rumah si Monster. Oh, rupanya dia juga punya keluarga. 


“Akan kubuat keluargamu menderita, sebagaimana kau buat aku menderita!” 


Pertama-tama aku harus berhasil memasuki rumahnya lewat pintu belakang.


Yes! 


Ruangan berikutnya, selangkah lagi....


“Aaaaargh! Papaaa! Itu...!” Sial! Ketahuan!


“Dasar kecoa sial! Berani-beraninya masuk dapur petugas fogging!”


Plakk!


Jumlah kata: 100 kata pas!

Kamis, 02 Juni 2016

#FFKamis - Tamu Malam Hari



 
Sumber
  
Hampir lewat tengah malam ketika suara ketukan di pintu mengganggu tidurku.


“Ya, Pak, ada yang bisa dibantu?”


Seorang pria paruh baya berjaket dan berhelm dengan warna yang sama tersenyum. Pengendara ojek online, pikirku. 


“Maaf, Mbak, mengganggu malam-malam. Saya dapat order ini dari pelanggan. Katanya saya harus menyampaikan kembali jawabannya....”


Disodorkannya sebuah amplop berwarna pink. Keningku berkerut. Baru kali ini kutahu kalau ternyata aplikasi ojek online bisa untuk berkirim pesan. Kenapa gak lewat handphone aja sih?


Selamat ulang tahun, Cinta.

Will you marry me?


Rangga.


“Gimana, Mbak?”


“Bilang ya, sama Rangga itu, saya sudah nikah sama Trian, seminggu yang lalu. Titik!”


Jumlah kata: 100 kata.

Kamis, 28 Januari 2016

#FFKamis - Dingin



“Sudah pulang? Mau jus apel?” tanya suamiku sambil melepas celemek.


Aku menggeleng. Kulemparkan tas dan blus sekenanya ke atas kasur. Buru-buru kuhempaskan tubuh, tulang-belulangku rasanya mau copot.


“Mau kupijat?” tawarnya bersemangat.


Gak usah.” Aku sudah tahu ujungnya kemana. Awalnya memijat…lama-lama pasti meminta “itu”.


“Ada makanan, gak? Anak-anak gimana?” tanyaku.


“Beres, Bos! Kusiapkan makanan, ya. Anak-anak sedang main di luar…,” dia ngeloyor ke dapur sambil terus bercerita. Sesekali suaranya ditingkahi dentingan perkakas dapur. 

Kubenamkan wajah makin dalam ke bawah bantal.

Sketch by Me

Hari ini sangat melelahkan. Macet luar biasa di jalanan, meeting maraton, dan vonis dokter yang menyatakan aku hamil lagi, keenam kalinya.

Jumlah kata : 100 kata.