Jumat, 15 November 2013

BREASTFEEDING MOM IS BACK (AGAIN)!



Setelah sempat beberapa hari galau lantaran hasil perahan ASI-ku semakin menyusut, akhirnya hari ini sudah mulai kembali ke performa awal, alhamdulillah ^_^. Aku baru sadar ternyata keleluasaan dalam memerah, fisik yang sehat, dan kemudahan dalam menyelesaikan tugas kantor adalah nikmat luar biasa yang selama ini kurang kusyukuri. Plus masalah teknis yaitu penggunaan pompa ASI yang tepat yang ternyata sangat mendukung hasil perahan.
Masalah hasil perahan yang menyusut kemarin bermula dari demam yang sempat kuderita selama sehari. Masa pemulihan ternyata membuat produksi ASI tak seprima biasanya. Bayiku rewel karena kurang kenyang. Masalahnya, kalau ada aku, bayiku tak mau minum ASIP dari botol, akupun tak mau melewatkan sesi menyusui sedikitpun karena khawatir kalau tak disusui langsung produksi ASI bakalan seret. Walhasil, sudah badan remuk, menyusui pun harus sambil tiduran dengan posisi bayi yang menangis kelaparan. Idih, kok aku ibu yang tega ya? Yah, kadang memang ada beberapa pilihan yang sulit, tapi insya Allah aku lebih memikirkan manfaat yang lebih besar di kemudian hari dibanding mudhorot yang sesaat.
Setelah bisa masuk kantor, pompa manualku gantian ngambek gara-gara kupaksa bekerja keras, hahaha. Tuasnya patah dan akhirnya aku harus mengeluarkan pompa elektrik cadangan yang untungnya sudah kusiapkan di ruang memerah ASI. Soal pompa ini lain kali lah kuceritakan di tulisan yang lain. Ternyata berganti pompa itu rupanya mempengaruhi hasil memerah juga. Karena sudah nyaman dengan yang manual, memakai yang elektrik ternyata membuat hasil menyusut alias kering (bener gak sih apa yang pernah kudengar itu?). Alhamdulillah akhirnya bisa beli pompa manual baru yang sama via online, cepat lagi datangnya. Akhirnya kubalaskan dendam begitu pompa ini bisa dipakai wuahahaha!
Jadi kalau ibu-ibu yang bekerja mengalami yang seperti yang kurasakan, jangan pesimis ya! Tetap semangat cari solusi untuk buah hati tercinta. Things to do :
1.    Perbanyak kualitas memerah, semakin banyak diperah produksi ASI akan semakin banyak
2.    Cari metode memerah yang paling nyaman karena ini berbeda-beda bagi tiap ibu
3.    Jaga pola makan terutama banyak mengandung sayur dan kacang-kacangan
4.    Banyak minum air putih, terutama minum air hangat sebelum memerah
5.    Cukup istirahat dan jaga kondisi fisik agar tetap prima
6.    Jangan stres karena alasan apapun dan tetap yakin ASI kita cukup
7.    Minta dukungan pasangan dan keluarga dekat lainnya
8.    Kalau sakit jangan berhenti memberi ASI karena bayi kita akan minum ASI yang mengandung zat antibodi yang tinggi melawan penyakit tersebut, sayang kan kalau terlewatkan?
9.   Banyak berdoa dan tetap positif thinking Allah SWT akan segera menyembuhkan penyakit dan mencukupkan ASI kita.

Tetap semangat ya moms memerah ASI karena itu adalah investasi dan tabungan dunia-akhirat kita yang sebenarnya. Semoga dengan itu keturunan kita kelak akan mengingat dan mendoakan kita di kala kita sudah tiada. Amiiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bila berkenan sila tinggalkan jejak ya ^_^