Jumat, 13 Februari 2015

STATUS CINTA HARI INI

Sumber

Pasanganmu saat ini
mungkin bukanlah seseorang 
yang sempurna
Tetapi dialah yang terbaik
untukmu

Seiring waktu, kebersamaan akan
mengubahnya menjadi seseorang yang lebih baik
Atau mengubahmu menjadi seseorang yang lebih baik pula
Atau bila itu tidak terjadi juga
Biarlah kalian tumbuh dan menua bersama
dengan segala kelebihan dan kelemahan yang ada
Dialah yang terbaik
yang dikirimkan Tuhan untukmu

Maka jadilah yang terbaik untuknya
Maka kelak kau akan mendapatkan
yang lebih baik darinya

di surga

Jakarta, 13 Februari 2015

Rabu, 11 Februari 2015

#FFRabu - Dilema Sang Raja



Hatiku berdebar menanti kehadirannya, seorang gadis yang menyerahkan dirinya untuk menjadi istriku.

Sungguh awalnya aku cemas. Bilakah hari ini akan datang? Sungguh tak mudah menjadi permaisuri Midas. Jiwanya harus sungguh ikhlas bila sentuhanku kelak mengubahnya menjadi patung emas.

“Paduka, calon Permaisuri sudah datang,” ujar hulubalang kerajaan, mengagetkanku.

Aku terperangah melihat wanita itu berdiri di hadapanku. Wajahnya sangat elok dan gaun yang dipakainya begitu indah.



“Apakah kau tidak takut berubah menjadi emas?” tanyaku.

“Tentu tidak. Aku sudah melapisi seluruh tubuhku dengan kain. Bila Paduka ingin menciumku, kita bisa selipkan kain di antaranya,” jawabnya.

Aku tercengang. Bayangan malam pertama yang bergelora seketika sirna.

Jumlah kata : 100 kata.

#FFRabu - LULUR EMAS



“Hai Jeng, sudah coba belum, salon baru yang buka di dekat mal itu?” tanya Jeng Cynthia, teman baruku dari grup Arisan Sosialita.

“Belum, Jeng. Sebenarnya aku ingin luluran tapi sudah bosan pakai lumpur sungai Nil. Mau nyoba yang lain,” jawabku.

“Kebetulan lagi ada promo luluran pakai emas, lo!” serunya menggoda.

Mataku terbelalak, daun telingaku tegak.

Setengah jam kemudian kami sudah sampai di salon itu. Kami dilulur di ruangan terpisah. Dua jam kemudian sekujur tubuhku sudah dilulur. Tapi….

Sumber


Aaaargh!Tidak!!Ke...kenapa badanku sulit digerakkan?

Kudengar ketukan langkah sepatu seseorang mendekat. Samar-samar terdengar suara.

“Sudah jadi patung emasnya, Mbak?”

“Menunggu kering, Bu.”



Jumlah kata : 100 kata.

Rabu, 04 Februari 2015

#FFRabu - KOPI LUWAK KAKEK



Sumber

“Kek, enak ya?”

“Iya”

Kakekku merem-melek menyeruput kopinya.

“Enak tapi bahaya, Kek”

“Kok bisa? Ini asli kok. Kopi luwak ini murah lo, setengah kilonya gak sampai sejuta.”

“Justru bahaya. Murah karena gak ada label halalnya.”

“Jangan sembarangan, Cu. Belum tentu kalau gak ada label halalnya haram kita minum.”

“Tau gak bedanya halal dan tidaknya kopi luwak?”

“Apa?” tanya Kakek mulai galak.

“Kalau ada label halalnya, biji kopi yang kualitasnya minus alias pecah dan tercampur dengan kotoran luwak akan disortir dulu. Kalau gak ada labelnya kan belum jelas disortir apa gak….”

Tiba-tiba kakek menyemburkan kopi yang baru diseruputnya ke mukaku. Sial!

Jumlah kata : 100 kata. 

Rabu, 28 Januari 2015

SEBUAH SURAT CINTA



Monday Flash Fiction

Hai!!

Entah kenapa tanganku keder sekali waktu nulis surat ini. Mungkin karena ini surat cinta pertama yang kutulis (yah, ketahuan deh!). Hmm…mulai dari mana ya?

Awal pertemuanku denganmu waktu aku sedang iseng berselancar di dunia maya. Tak sengaja kutemukan link web MFF dari tautan blog seorang teman yang ternyata adalah Runner Up The Writer MFF Idol 1. Udah pada tau kan Bu Dokter yang cantik n amazing ituh? Iya, itu teman sekolahku dulu. Dia juga yang membukakan jalan buatku masuk ke grup FB MFF ini, sehingga request-ku untuk masuk grup bisa cepat direspon. Setelah itu, duniaku yang monoton dan monokromatik seketika jadi polikromatik. Cerah dan berwarna. 

Pertemuanku denganmu seakan menjadi gerbang bagiku untuk bertemu dan berinteraksi dengan penulis-penulis pujaanku yang selama ini hanya bisa kukagumi diam-diam. Pertemuanku denganmu juga membuatku mengaktifkan lagi blogku yang sempat setahun mati suri, terbenam dalam tugas kantor dan pekerjaan rumah sehari-hari. Pertemuanku denganmu juga membuatku menemukan diriku kembali. Seperti dulu, kembali menggumuli seni, baik seni sastra maupun seni lukis. Pokoknya pertemuan denganmu adalah berkah bagiku yang tak akan pernah bisa kulukiskan dengan kata-kata.
 

Di bulan Januari ini, genap 5 bulan usia perkenalan kita. Semoga ke depannya lebih banyak lagi sahabat dan karya fantastis yang tercipta karenamu, MFF.

Ah ya, aku ada satu puisi buatmu!

25 JANUARI

Ada satu hari
yang mengawali sebuah kisah panjang
tentang cinta kasih yang terentang
Tertuang dalam bejana rasa
Terukir dalam untaian kata
Menempa tiap makna dan goresan pena
menjadi lidah api yang membara
Membakar semangat kita
Menyulut kerinduan kita

Biarlah tubuh kita belum bersua
asal asa tetap berderap bersama
sebab selalu ada rumah kedua
tempat kita bernaung dan berpulang
di tiap genta berdentang
di satu tanggal yang sama

25 Januari

Happy Birthday Monday Flash Fiction!


My Another Gift